Suryadi

Rumah Kapal di Belanda

26 Nov 2010 - 23:59 WIB

TRIBUN-TIMUR.COM - Seperti Indonesia, Belanda adalah `negeri air’ karena wilayahnya berada di muara beberapa sungai besar yang mengalir dari pedalaman benua Eropa. Kanal-kanal bersilang-siur, sebuah jalan air yang khas Belanda.

Walau di beberapa tempat di Belanda air lebih tinggi dari daratan, tapi karena manajemen dan teknologi pengelolaan air bagus sekali, hal itu tidak menimbukan malapetaka kepada masyarakatnya.

Terkait dengan pengelolaan rumah di atas air di Belanda, dalam laporan yang singkat ini saya gambarkan sedikit satu tipe rumah orang Belanda yang disebut woonboot.

Dalam bahasa Indonesia woonboot adalah rumah kapal. Memang nama itu sesuai dengan realitasnya semula: yaitu kapal-kapal (ukuran kecil) yang dijadikan rumah tempat tinggal oleh keluarga Belanda. Kapal yang dijadikan rumah itu ditambatkan di pinggir-pinggir sungai atau kanal.

Biasanya kapal yang dipakai untuk woonboot adalah kapal tua (tapi masih bagus dan tidak bocor) yang sudah tidak dioperasikan lagi sebagai sarana trasportasi.


Sekarang fondasi woonboot juga dibuat dari beton, seperti fondasi rumah di daratan. Kebanyakan woonboot didirikan tunggal, tapi juga ada yang berangkai dua (pemiliknya dua orang/keluarga).

Ada juga tipe woonboot yang terapung, dalam arti rumah itu bergoyang jika ada gelombang yang menerpa akibat perahu atau kapal-kapal kecil yang lewat di sungai atau kanal tempat rumah itu berada, terutama pada musim panas (Juni- Agustus) pada waktu kanal-kanal dan sungai-sungai di Belanda dipenuhi oleh perahu dan kapal yang hilir-mudik penuh orang-orang yang bersuka ria menyambut hangatnya sinar matahari.


Tentu saja ukuran woonboot sedikit agak kecil dibanding ukuran rumah. Tapi banyak juga apartemen murah di Belanda yang ukurannya lebih kcil dari woonboot.


Yang menarik tentunya melihat bagaimana orang Belanda mengelola woonboot. Dari bibir kanal atau pinggir sungai ke pintu gerbang woonboot terdapat semacam `jembatan’ pendek. Interior woonboot biasanya terdiri dari satu kamar, satu dapur dan satu ruang tamu, dan ruang kerja kecil yang dilengkapi perpustakaan kecil.


Sistem listrik, pemanas ruangan, gas, telepon, dan televisi disalurkan dari darat melalui kabel (sama seperti rumah biasa). Sedangkan semua jenis bahan buangan dan limbah rumah tangga (termasuk limbah MCK) dikelola sedemikian rupa sehingga tidak terbuang ke sungai atau kanal dan tidak mencemari lingkungan sekitarnya.


Pemilik woonboot juga punya mobil, motor, atau sepeda, dan boat kecil atau sampan untuk sarana transportasi mereka untuk beraktivitas setiap hari. Mobil, sepeda motor, dan sepeda biasanya diparkir di pinggir kanal atau sungai dekat woonboot itu berada, dan perahu biasanya ditambatkan di sisi woonboot yang mengarah ke kanal atau sungai.(*)

Laporan: Suryadi, Peneliti di Leiden University, Belanda

Jumat, 26 November 2010


TAGS  


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive