Suryadi

Minat Studi Bahasa Indonesia di Belanda Berkurang

3 Dec 2010 - 18:27 WIB

Tanggal 30 November 2010 lalu Universitas Leiden menggelar Meja Indonesia yang ke-10. Meski yang hadir tidak sebanyak pada edisi ke-9 lalu, penyelenggaranya tetap puas. Siapa saja yang hadir?

suryadi-minat-studi-bahasa-indonesia-di-belanda-berkurangMenurut Suryadi, dosen Bahasa Indonesia di Jurusan Asia Tenggara dan Oseania, Universitas Leiden, Meja Indonesia merupakan ajang pertemuan antara para mahasiswa dan alumni sastra Indonesia di Universitas Leiden untuk melatih kepandaian berbahasa Indonesia mereka.

Dalam kesempatan itu mereka bisa berjumpa dengan anggota masyarakat lain yang bisa berbahasa Indonesia, termasuk warga Indonesia yang tinggal di Belanda. Saat ini di Belanda, terutama di Leiden, banyak sekali mahasiswa Indonesia yang melakukan berbagai studi dan penelitian.

Promosi Bahasa Nasional Indonesia

“Karena kesempatan di kelas sangat terbatas,” jelas Suryadi, ketika ditanya kenapa perlu menggelar pertemuan khusus seperti ini. Namun dosen asal Minangkabau ini menambahkan, yang penting pula adalah Meja Indonesia merupakan kesempatan untuk mempromosikan bahasa nasional Indonesia.

Berbicara soal masa depan studi Bahasa Indonesia di luar negeri, Suryadi mengungkapkan sedikit rasa prihatinnya terhadap perubahan yang terjadi. Perubahan itu dapat dilihat bukan hanya di Belanda saja, tapi di luar negeri pada umumnya.

“Perubahan yang signifikan adalah bahwa di Eropa umumnya atau di dunia saya kira dan di Belanda khususnya minat untuk belajar bahasa Indonesia sedikit berkurang,” tandasnya.

Tapi di Leiden jumlah mahasiswa sastra Indonesia masih cukup banyak. Setiap tahunnya sekitar 15 sampai 20 orang mahasiswa baru mendaftar. “Dan mereka biasanya mengambil berbagai bidang: bahasa, sastra, ekonomi dan lain-lain sebagainya,” tutur Suryadi.

Magang di Indonesia

Suryadi menambahkan bahwa para mahasiswanya di tingkat BA (Bachelor of Arts) banyak yang mau melakukan magang di Indonesia. Tujuan magang adalah untuk mencari pengalaman dalam realitas kehidupan. Mereka bisa magang di mana saja seperti di LSM, di lembaga pemerintah seperti Kemlu dan malah di lingkungan nelayan.

Suryadi pun mengimbau masyarakat, pemerintah, LSM dan lain-lain di Indonesia untuk memberi kesempatan magang bagi para mahasiswanya. Untuk itu mereka bisa mengirim email ke: s.suryadi[at]hum[dot]leidenuniv[dot]nl

Para mahasiswa asing

Mark Stadler, mahasiswa S2 Bahasa Indonesia di Universitas Leiden adalah di antara mahasiswa asing yang studi bahasa Indonesia. Ia mengawali kuliah bahasa Indonesia di pertengahan tahun 2006, merupakan studi S1 di Jerman.

Menurut Mark, mahasiswa yang belajar bahasa Indonesia di Jerman lebih banyak ketimbang di Belanda. Maklum negara tetangga Belanda itu penduduknya lebih banyak. Mark menambahkan tujuan mahasiswa Jerman belajar Bahasa Indonesia adalah tujuan ekonomi. “Kalau di Belanda, motifnya lebih banyak budaya,” katanya dalam bahasa Indonesia yang sangat fasih.

Tentu saja banyak orang Belanda yang mengikut studi Bahasa Indonesia di Leiden. Misalnya Rodney Westerlaken yang kini sedang menulis thesis tentang sejarah Bali. Tidak aneh kalau ia memilih topik ini. Karena ia punya pacar perempuan Bali. Karena perempuan iniah ia terdorong untuk studi Bahasa Indonesia.

Ikut hadir pada pertemuan itu adalah Profesor Hein Steinhauer, pensiuan guru besar di studi Bahasa ini. Pengarang kamus bahasa Belanda-Indonesia ini menganggap Meja Indonesia ini gagasan baru. Ia mengatakan, di zaman ia masih aktif menjadi dosen, kegiatan ini belum ada.

Para peserta asal Indonesia

Benny, seorang mahasiswa Indonesia yang ikut program sandwich, juga hadir di acara itu. Ia adalah pengunjung setia, karena ia tidak absen sejak yang kali pertama. “Saya diundang pertama kali oleh pak Suryadi ketika saya berkonsultasi masalah penelitian saya,” katanya.

Peserta asal Indonesia lainnya adalah Een Herdiani. Ia berada di Leiden dalam rangka melakukan penelitian seni tari. Seperti Suryadi ia melihat Meja Indonesia ini memang merupakan kesempatan bagai mahasiswa asing untuk berlatih berbicara Bahasa Indonesia.

“Karena tadi ada yang masih terbata-bata berbicara bahasa Indonesia, lalu diarahkan oleh teman-teman. Jadi acara ini betul-betul bermanfaat buat mereka,” kata warga asal Bandung ini.

Membina network

Baik bagi Benny maupun Een, manfaat pertemuan ini adalah untuk membina network atau jaringan. Pendapat ini juga didukung oleh Edegar da Conceicao, seorang mahasiswa Timor Leste yang melakukan studi Asia di Leiden. Ditanya apa posisi Bahasa Indonesia di negerinya sekarang, ia menjawab: “Bahasa Indonesia adalah bahasa untuk bekerja.”

Dibandingkan dengan pertemuan sebelumnya Meja Indonesia edisi kesepuluh ini kurang ramai pengunjungnya. Udara di Belanda pada tanggal 30 November itu sangat dingin. Akibatnya banyak orang berhalangan hadir. Namun Suryadi tidak kecewa dan tetap puas juga.

“Cukup banyak juga yang datang,” katanya.

Dimuat di http://www.rnw.nl

Diterbitkan : 3 Desember 2010 - 2:39pm | OlehBari Muchtar (Suryadi)


TAGS  


Comment
  • M.Masyhur Riady MF 4 years ago

    Jika boleh memberikan masukan dan pendapat, mungkin kurangnya kegiatan-kegiatan yang mengangkat keindonesiaan sehingga kurang yang mengenal. Tapi, Bahasa Indonesia tetap menjadi salah satu bahasa dunia yang sampai saat ini masih sangat diperhitungkan.
    Semoga dapat bermanfaat.

  • Suryadi 6 years ago

    Sdr. Harry,
    Terima kasiah atas tanggapannya. Mudah2an suatu kalu sepupu Sdr. Harry dapat datang ke Leiden.

  • harry 6 years ago

    Saya punya sepupu yang lahir dan besar di Belanda (ibu Padang, ayah Belanda Indo) merasa dirinya half-indonesia sehingga sering bergabung dengan komunitas dan berteman dengan orang orang Indonesia disana ( Amsterdam), jadi bisa bhs Indonesia walaupun tidak terlalu lancar. Saya akan info ybs tentang Meja Indonesia (apakah khusus untuk mhs Leiden saja atau umum bisa datang ?)

  • alvira iljas 6 years ago

    Apakah minat Bahasa Indonesia berkurang di Eropa khususnya di Belanda, ada kaitannya dengan carut marutnya situasi politik, ekonomi dan hukum di Indonesia ???

Author

Recent Post

Recent Comments

Archive