Suryadi

Paco-paco Minangkabau #33. Usulan Sumatranenbond kepada Pemerintah (19

10 Nov 2015 - 09:08 WIB

     “Oléh rapat ‘Sumatranenbon[d]’jang diadakan di Betawi pada hari [M]inggoe jbl. telah ditetapkan akan memadjoekan 2 boeah motie [ke]pada pemerintah, oentoek angkatan lid Volksraad. Motie jang pertama berisi nama seorang kandidat jaïtoe t. Dr. A. Rivai dan motie jang kedoea berisi nama t. t. Dachlan Abdoellah, hoofdonderwijzer H.I.S. Tj. Pinang; Abdoel Moeis di Garoet; dr. Rasjid, Ind[landsche] Arts Tapanoeli; Tjik Nang, Schoolopziener; Tengkoe Taijeb di Atjéh, dan St. Moh. Zain di Weltevreden.”

 

***

Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 14, Tahoen V, 18 Februari 1927, hlm. 225 (rubrik Kroniek) tentang dua usulan yang disampaikan oleh ikatan intelektual Sumatera Sumatranenbond kepada Pemerintah, yaitu pencalonan beberapa nama intelektual untuk mengisi kursi perwakilan Pulau Sumatera di Volksraad. Sejauh yang saya ketahui, yang terpilih di antara mereka berdua itu adalah Dr. A. Rivai, sedangkan para nominator lainnya dianulir. Kiprah A. Rivai di Volksraad telah dicatat oleh R. Djojosoediro dalam buku Tanda peringatan bagi Dr. Abdul Rivai atas djasanja dalam Volksraad, 1922. Tentang riwayat hidup A. Rivai (1871-1933), lihat Parada Harahap: Riwajat Dr. A. Rivai (Medan: Handel Mij. Indische Drukkerij, 1939). (Suryadi – Leiden University, Belanda)

 

Padang Ekspres, Minggu, 18 Oktober 2015


TAGS   Paco-paco / minangkabau / Suryadi Sunuri /


Comment

Author

Recent Post

Recent Comments

Archive