Suryadi

Paco-paco Minangkabau #35 Orang Komunis mencincang mati Asisten Demang

1 Dec 2015 - 14:49 WIB

Orang Komunis mencincang mati Asisten Demang Sincincin

      “Menoeroet kabar Aneta dari Padang tanggal 7 Aug, j.l. [1926]  baroe-baroe ini di Padanglawas t. Ass Demang Sitjintjin diserang oleh sekawan kaoem kominis, ja’ni waktoe beliau bersama-sama dengan seorang Nagari hoofd, djoeroetoelis Penghoeloe dan seorang opas mengoendjoengi tempat terseboet oentoek menahan beberapa orang anggota Sarekat Tani dan merampas kartjis kartjis tanda mendjadi anggota perhimp. terseboet. T. Ass. Demang dan Nagari hoofd menembakkan péstolnja sampai doea kali, tetapi ta’ mengenai seorangpoen. T. Ass. Demang laloe ditjintjang oleh mereka itoe, sedang temannja melarikan diri.

        18 orang dari kaoem penjerang telah ditangkap oleh polisi, jang 6 orang poela beloem ketemoe. Diantara orang-orang jang telah tertangkap itoe seorang ialah jang memboenoeh ass. Demang tadi (de Loc.).” (a)

     “Tentang  pemboenoehan t. Ass. Demang Sitjintjin oleh kaoem kominis itoe, Deli Crt. Mewartakan poela bahwa t. ass. Demang tadi seorang pegawai Negeri jang tjakap dan oleh karena ketjakapannja itoe,  meskipoen beliau masih moeda, ditempatkan diond. Distr. VII kota jang banjak kedapatan kaoem kominis lagi koerang aman itoe. Karena ‘alimnja oleh anak negeri beliau itoe amat dihormati. (J.B.).” (b)

     “Padang, 23 Aug. (Aneta). Karena perkara pemboenoehan ass. Demang Sitjintjin itoe, adalah 23 orang jang ditangkap. Tiga orang poela beloem tertangkap. Seorang dari mereka itoe ialah Pakih Antok, jang menimboelkan perkara terseboet (J.B.)” (c).

 

***

Laporan majalah PandjiPoestaka, No. 63, Tahoen IV, 10 Agustus 1926, hlm. 1502 (a),  No. 65, Tahoen  IV, 17 Agustus 1926, hlm. 1553 (b), dan No. 68, Tahoen IV, 27 August 1926, hlm. 1623 (c) (rubrik Kroniek) tentang pembunuhan Asisten Demang Sicincin, Bagindo Umar Ali, oleh orang-orang komunis (Sarekat Tani) pada 7 Agustus 1926. Peristiwa pembunuhan itu terjadi tak lama sebelum meletusnya pemberontakan komunis di Silungkang. Disebutkan dalam laporan (b) bahwa Sincincin adalah salah satu basis ‘kaum merah’ yang kuat di wilayah PadangscheOmmelanden.

Suryadi - Leiden University, Belanda | Padang Ekspres, Minggu, 1 November 2015


TAGS   Paco-paco / Paco-paco Minangkabau /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive