Suryadi

Paco-paco Minangkabau #37 - Santunan untuk keluarga Asisten Demang

16 Dec 2015 - 18:32 WIB

Santunan untuk keluarga Asisten Demang Sincincin yang dibunuh Kaum Komunis

      “Sampai tanggal 11 Sept. j.l. hoofdbestuur perhimpoenan I.P.B. di Semarang telah menerima oeang derma sedjoemlah f 591,32, oentoek keloerga t. ass. Demang Sitjintjin (de Loc.).” (a). 

      “Menoeroet keterangan dari hoofdbestuur I.P.B. di Semarang oeang derma jang diterimanja oentoek “Baginda Oemar Alifonds” itoe ada sedjoemlah f 11.911,22. Jang f 10.000, akan diserahkan pada p.t. Resident Soematera Barat oentoek keloearga marhoem t. Baginda Oemar Ali (ass. Demang Sitjintjin) dan keloearga meréka jang mendjadi koerban perosoehan kominis didaérah terseboet. Sisanja akan diserahkan pada p.t. Resident Solo, oentoek keloearga sersi-sersi dari Alg. Politie disana jang mati diboenoeh oleh kaoem kominis djoega.” (b)

***

Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 74-75, Tahoen IV, 17 September 1926, hlm. 1777 (a) dan No.7, Tahoen V, 25 Januari 1927, hlm. 101 (b) (rubrik Kroniek) tentang usaha pengumpulan derma yang dilakukan oleh pengurus pusat ikatan kepolisian pribumi di Semarang untuk membantu meringankan penderitaan keluarga almarhum Asisten Demang Sicincin, Bagindo Umar Ali, yang dibunuh oleh orang-orang komunis (dari Sarekat Tani) pada 7 Agustus 1926. Peristiwa pembunuhan Demang Sicincin ini terjadi tak lama sebelum meletusnya pemberontakan komunis di Silungkang.

Suryadi - Leiden University, Belanda | Padang Ekspres, Minggu, 15 November 2015


TAGS   Paco-paco Minangkabau / Suryadi Sunuri /


Author

Recent Post

Recent Comments

Archive