Suryadi

  • Cerita Ringan dari Belanda / Orang Minang di Eropa /
    13 Feb 2015

    Orang Minang di Eropa

    Kisah orang Minang di perantauan mungkin sudah sering kita dengar. Lantaran perantau Minang ada di mana-mana, kisah-kisah para perantau Minang itu seakan-akan tak habis-habisnya ditulis orang, dalam berbagai genre, fiksi maupun non fiksi. Namun kebanyakan kisah para perantau Minang yang sering kita baca di media (konvensional dan media sosial), adalah mengenai mereka yang merantau di berbagai wilayah Indonesia di luar Provinsi Sumatera Barat. Kalaupun ada cerita-cerita dari luar negeri mengenai mereka, lebih sering berasal dari negara-negara jiran seperti Malaysia dan Singapura. Kita belum banyak tahu mengenai kehidupan para perantau Minang di rantau-rantau antar benua. Tulisan ini menceritakan sedikit tentang pertemuan para perantau Minang di Eropa yang baru-baru ini dilangsungkan di
  • Cerita Ringan dari Belanda / Citizen Reporter /
    14 Jul 2014

    KITLV Leiden ditutup untuk selamanya

    Pada 27 Juni 2014, Koninklijk Institute voor de Taal-, Land- en Vokenkunde (Lembaga Kerajaan Belanda untuk Kajian Asia Tenggara dan Karibia) yang berpusat di Leiden (biasa disebut KITLV Leiden) ditutup untuk selamanya. Dalam situs KITLV dikatakan bahwa penutupan secara resmi dilakukan tanggal 1 Juli 2014. Penutupan KITLV itu telah mengagetkan para Indonesianis internasional. Banyak petisi dikirimkan kepada Pemerintah Belanda, namun tampaknya penguasa di Den Haag tetap pada keputusannya: mengakhiri hidup KITLV dengan alasan untuk menghemat pengeluaran pemerintah. Termasyhur dan mendunia KITLV adalah nama yang sudah begitu melekat dalam ingatan masyarakat akademis internasional yang mengkaji Indonesia. Lembaga ini juga telah memberikan kontribusi besar dalam menjadikan Universitas L
  • Cerita Ringan dari Belanda /
    23 Jun 2014

    Cara Pelajar SMA di Belanda Merayakan Kelulusan

    Tanggal 12 Juni 2014 hasil ujian siswa SMA (middelbare school) untuk semua jurusan diumumkan di Belanda. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pengumuman itu tentu disambut gembira oleh siswa yang lulus (geslaagd) dan, sebaliknya, mendatangkan kekecewaan bagi yang tidak lulus (niet geslaagd) karena itu berarti harus memperpanjang masa belajar mereka di SMA. Seperti aspek kehidupan lainnya, masing-masing negara di dunia ini memiliki keunikan dan kekhasan sendiri, termasuk dalam bidang pendidikan. Begitu juga halnya dengan cara pelajar SMA di Belanda dalam merayakan kelulusan mereka. Apa yang dilakukan oleh pelajar SMA di Belanda jika mereka lulus ujian akhir? Apakah mereka melakukan aksi corat-coret baju seragam sambil naik sepeda motor ugal-ugalan dengan teman-teman sekolah, yang tak j
  • Cerita Ringan dari Belanda / Citizen Reporter /
    1 Apr 2014

    Wakil Presiden Republik Indonesia berkunjung ke Universitas Leiden

    Hari Rabu, 26 Maret 2014, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Dr. Boediono berkunjung ke Universitas Leiden. Beliau datang ke Belanda dalam rangka menghadiri Nuclear Security Summit (KTT Keamanan Nuklir) di Den Haag yang berlangsung tanggal 25-26 Maret 2014. Tapi kunjungan ke Leiden ini merupakan kunjungan balasan Dr. Boediono atas kunjungan delegasi Universitas Leiden ke Indonesia baru-baru ini untuk memperkuat kerjasama di bidang pengajaran dan penelitian. Kunjungan ini paling tidak dapat mengobati kekecewaan civitas akademika Universitas Leiden karena dibatalkannya kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Belanda pada tahun 2010 yang juga sudah diprogramkan untuk mengunjungi Universitas Leiden. Di Leiden Wapres memberi kuliah tamu (guest lecture) berjudul ‘Sustaining In
  • Cerita Ringan dari Belanda /
    2 Aug 2013

    Euro dan Oleng Eropa

    Ketika mata uang tunggal Eropa Euro diluncurkan tahun 1999 di sebelas negara anggota Uni Eropa, publik larut dalam kegembiraan. Berbagai media meliput koaran mulut para petinggi Uni Eropa yang kelihatannya yakin benar akan kehebatan manuver moneter yang mereka ciptakan lewat pembentukan Zona Euro. Mereka yakin bahwa Euro akan memperkuat ekonomi Eropa dan akan lebih menyejahterakan rakyatnya. Tempat-tempat penukaran uang di Amsterdam, Paris dan Roma mematok kurs 1 dalam kisaran US$ 1,75. Orang Eropa mengalami euforia penggelembungan semu nilai uang kertas ciptaan manusia modern. Ketika mereka berlibur ke luar negeri, mendadak semuanya terasa menjadi relatif murah. Dengan Rupiah Indonesia, nilai tukar 1 ketika itu dipatok dalam kisaran Rp. 17.500 (bandingkan dengan 1mata uang Belanda
  • Cerita Ringan dari Belanda /
    10 Feb 2013

    RANDAI MERAMBAH EROPA

    Mungkin tidak terlalu berlebihan jika dikatakan bahwa randai dari Minangkabau adalah salah satu teater tradisional Indonesia yang berasal dari luar budaya Jawa yang paling dikenal di luar Indonesia. Jika kita memperkecil skop pembicaraan seputar Sumatera, maka saya berani mengatakan bahwa teater rakyat Minangkabau yang disebut randai paling sering dibicarakan secara ilmiah dan dipelajari untuk dipraktekkan oleh orang asing. Sejauh yang saya ketahui teater-teater atau seni-seni tutur tradisional dari etnis lain di Sumatera baru mendapat perhatian sarjana asing sebatas untuk bahan kajian ilmiah, misalnya mengenai di didong di Aceh oleh John R. Bowen (1991), Abdul Muluk di Sumatera Selatan oleh Robert Martin Dumas (2000), dan teater topeng sakura di Lampung yang diteliti oleh Karen SK Thoma
  • Cerita Ringan dari Belanda /
    3 Dec 2010

    Minat Studi Bahasa Indonesia di Belanda Berkurang

    Tanggal 30 November 2010 lalu Universitas Leiden menggelar Meja Indonesia yang ke-10. Meski yang hadir tidak sebanyak pada edisi ke-9 lalu, penyelenggaranya tetap puas. Siapa saja yang hadir? Menurut Suryadi, dosen Bahasa Indonesia di Jurusan Asia Tenggara dan Oseania, Universitas Leiden, Meja Indonesia merupakan ajang pertemuan antara para mahasiswa dan alumni sastra Indonesia di Universitas Leiden untuk melatih kepandaian berbahasa Indonesia mereka. Dalam kesempatan itu mereka bisa berjumpa dengan anggota masyarakat lain yang bisa berbahasa Indonesia, termasuk warga Indonesia yang tinggal di Belanda. Saat ini di Belanda, terutama di Leiden, banyak sekali mahasiswa Indonesia yang melakukan berbagai studi dan penelitian. Promosi Bahasa Nasional Indonesia “Karena kesempatan di k
  • Cerita Ringan dari Belanda /
    2 Nov 2010

    Leiden Gelar Meja Indonesia

    Selasa (02/11) Universitas Leiden menggelar apa yang disebut Acara Mingguan Meja Indonesia. Pertemuan ini dihadiri oleh para mahasiswa yang studi Bahasa Indonesia, para dosen, alumni, mahasiswaIndonesia yang studi di Leiden dan warga lain yang menguasai bahasa nasional RIitu.Tak pelak lagi bahasa pengantar pertemuan itu adalah bahasa Indonesia. “Tujuan acara itu adalah untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa kami guna meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia mereka di luar jam kuliah, ” tandas Suryadi, dosen bahasa Indonesia di Jurusan Bahasa dan Budaya Asia Selatan dan Asia Tenggara (Opleiding Talen en Culturen van Zuid- en Zuidoost-Azi). Acara ini digelar tiap hari Selasa, mulai jam 11:15 di kantin Matthias de Vrieshof 4, Leiden Sumber : http://www.rnw.nl Diterbitkan
  • Cerita Ringan dari Belanda /
    15 Sep 2010

    'Pesta Gula' Idul Fitri 1431 H di Belanda

    Seperti halnya di Indonesia, puasa di Belanda dimulai tanggal 11 Agustus 2010. Karena puasa tahun ini jatuh di akhir musim panas, maka jarak waktu antara imsak dan berbuka masih cukup lama, yaitu rata-rata kurang lebih 18 jam sehari. Makin dekat ke ujung bulan Ramadan, mengikuti perubahan musim panas menuju musim gugur, jarak waktu antara imsak dan berbuka makin memendek, menjadi rata-rata sekitar 16 jam saja sehari. Akhirnya umat Islam Indonesia di Belanda menutup bulan Ramadan tahun ini pada hari Jumat, 10 September 2010, mengikuti pengumuman resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag. Umat Islam asal Maroko dan imigran-imigran Muslim dari negara-negara non Eropa lainnya yang tinggal di Belanda juga merayakan 1 Syawal 1431 H pada 10 September. Umat Islam dari Turki merayaka
  • Cerita Ringan dari Belanda /
    29 Aug 2010

    Bahasa Melayu Juga Diangkut ke Belanda

    Apa yang dibawa oleh orang Belanda ke negerinya selama lebih dari 350 tahun menjajah Indonesia? Orang mungkin akan langsung menjawab: berbagai jenis hasil bumi dan hasil tambang dari negeri kita. Memang demikianlah halnya. Selama zaman kolonial Indonesia telah dijadikan sebagai gabus tempat mengapung oleh Belanda, terutama saat mereka mengalami kesulitan ekonomi. Bila kita ke Belanda sekarang dan melihat banyak gedung-gedung klasik yang interiornya memakai kayu-kayu kuat yang tahan lama, maka kita dapat menduga bahwa kayu-kayu itu dulu diambil dari hutan-hutan Indonesia. Tapi kita mungkin lupa bahwa ada yang bersifat non material yang juga banyak diambil orang Belanda dari bumi Indonesia: yaitu (unsur) bahasa Melayu (sekarang bahasa Indonesia). Ada ratusan kosakata Melayu yang pernah

Author

Recent Post

Recent Comments