Suryadi

  • Kabar Berita / Tokoh Minang /
    27 Jan 2015

    Orang Koto Gadang 1* : Perubahan sosial-budaya di Minangkabau

    Oleh: St. Perang Boestami 2* Bumiputera Pulau Sumatera yang mula-mula maju ialah orang Sumatera Barat. Sebab itu di Sumatera Baratlah mula-mula berdiri Sekolah Raja (Sekolah Guru) 3*. Anak Sumatera Barat pulalah yang mengembangkan ilmu pengetahuan yang dituntutnya di Sekolah Raja itu ke seluruh Pulau Sumatera. Kampung yang mula-mula maju di Sumatera Barat ialah kampung Koto Gadang.4* Sebab itu dimana saja di Kepulauan Hindia ini adalah tersua orang Koto Gadang atau [ke]turunan Koto Gadang memegang rupa-rupa pekerjaan Gubernemen dan pekerjaan partikulir. Pada masa ini [1923] anak Koto Gadanglah yang sebanyak-banyaknya menjadi dokter, di antaranya ada yang bergelar Dr., yakni Dr. Sjaaf, yang gambarnya telah pembaca lihat di dalam Pandji Poestaka no. 32 [Tahoen 1, 9 Agustus 1912:1-2].5* Di
  • Kabar Berita /
    18 Dec 2014

    Suryadi Raih Doktor di Universitas Leiden

    Sudah menjadi kisah banyak perantau Minang untuk tidak menyerah begitu saja menerima nasib di perantauan. Hal itu dibuktikan Suryadi, putra Sunur Pariaman, yang berhasil meraih gelar doktor di Faculteit der Geesteswetenschappen Leiden University pada hari Selasa (16/12). Sidang terbuka berlangsung selama satu jam. Kemudian dilanjutkan dengan borrel (acara minum-minum dan pemberian ucapan selamat) dan makan siang di Restoran Kwantung, Leiden. Tak kurang dari 100 orang undangan menghadiri promosi Suryadi yang diadakan di Senaatkamer Academiegebouw Leiden University, Rapenburg 73, 2311 GJ Leiden. Dua kandidat doktor di Universitas Leiden bertindak sebagai pendamping (paranymphs) Els Bogaerts, MA (Belanda) dan Yuxi Nie, MA (Tiongkok). Ikut acara promosi itu sang istri tercinta Nurlismaniar
  • Kabar Berita / Sejarah /
    25 Aug 2014

    Dahlan Abdullah Pantas Jadi Pahlawan Nasional

    PERNAH SEKELAS DENGAN TAN MALAKA Padang, SinggalangMungkin, belum banyak yang mengenal nama H. Bagindo Dahlan Abdullah. Ia urang awak asli Pariaman. Tokoh besar Indonesia yang harum namanya hingga ke luar negeri. Ia senior Bung Hatta, seangkatan dengan Tan Malaka. Ikut pula memperjuangkan kemerdekaan. Saat ini, dia sedang diajukan sebagai pahlawan Indonesia. Dahlan Abdullah menyumbangkan banyak jerih payah untuk tanah air. Aktif dalam banyak organisasi perjuangan kemerdekaan. Pernah menjadi walikota, burgermeester Jakarta (waktu itu masih kota bernama Hindia Belanda) hingga menjadi duta besar di Irak. Ia juga salah seorang pendiri UniversitasIndonesia dan Universitas Islam Indonesia. Sungguh nama Dahlan Abdullah sudah sejak lama harum di luar negeri. Makamnya di Irak dimuliakan. P
  • Kabar Berita / Sejarah /
    16 Jul 2014

    Pariaman: Kota Bersejarah

    Tanggal 2 Juli 2014 kota Pariaman merayakan hari ulang tahunnya yang ke-12. Bersempena dengan peringatan hari ulang tahun kota Pariaman itu, diadakan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Pariaman yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, dan para pejabat terkait serta perwakilan tungku tigo sajarangan. “Hari Ini Kota Pariaman 12 Tahun, Bertabur Penghargaan”, tulis Sumbar Online.com (diakses 3-7-2014) yang memberitakan berbagai penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman bersama masyarakatnya. Di tengah sukacita perayaan hari jadi kota Pariaman itu, ada sedikit catatan yang hendak saya kemukakan, lebih sebagai sumbangan pikiran dari seorang perantau awam asal Pariama
  • Kabar Berita / Wawancara /
    18 Feb 2014

    Suryadi: Chasing lost stories

    While some may think that archives are irrelevant, one Indonesian is delving into the stacks of Leiden University in the Netherlands in search of the forgotten. Suryadi was born in Padang Pariaman, West Sumatra, into a family of farmers in 1965 and studied Minangkabau literature at Andalas University in Padang. While finishing a doctorate at Leiden University, he has been writing a series of articles on old-time photos of West Sumatra that he has found there in the archives in the Netherlands. More than 150 of the stories, which Suryadi writes in his spare time for fun, have been published by the daily Singgalang in Padang. The columns explore old pictures from the Dutch East Indies Company (VOC) or Dutch government found in the archives of the Royal Linguistics and Anthropology I
  • Kabar Berita / Kajian Umum /
    16 Feb 2014

    H. Bagindo Dahlan Abdullah Disepakati Untuk Diusulkan Jadi Pahlawan Na

    Focus Group Discusion Nasonalisme (FGDN) mengenang kepahlawanan seorang putra Pariaman H. Bagindo Dahlan Abdullah yang dilakukan di balairoom rumah dinas Walikota Pariaman dari pukul 9.30 hingga 12.12 WIB dihadiri langsung oleh cucu pertama Bagindo Dahlan Abdullah yaitu Iqbal Alan Abdulah. FGDN tersebut dimoderatori langsung oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar. Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Martias Mahyuddin mantan Walikotif Pariaman, Mahyuddin mantan Walikota Pariaman dan Hasbilah dari unsur pimpinan DPRD Kota Pariaman. Turut hadir sebagai peserta antara lain adalah, Kanderi Kadisdikpora, Agusriatman Kadishubminfo, Hendri Kabag Humas, Kepala Bappeda, Ricky Valantino Ketua KNPI Kota Pariaman, para kepala sekolah, tokoh masyarakat, Pers dan dari kalangan Ormas kepemudaan
  • Kabar Berita /
    28 Jan 2014

    Diperkuat Naskah Kuno di Leiden Belanda, Pariaman, Kota Perdagangan

    Pariaman, Padek - Pariaman dimasa lalu adalah kota yang sangat diperhitungkan keberadaannya sebagai Enter Port (pelabuhan) yang memegang peranan penting di dunia internasional. Dari naskah kuno yang ditemukan Dosen Universitas Leiden Belanda Suryadi yang berisi laporan administrasi Pariaman pada tahun 1850. Hal itu terungkap saat Dosen Universitas Leiden Belanda Suryadi bersilaturrahmi dengan Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar, Jumat (14/1) lalu. Suryadi yang merupakan urang asli Piaman ini menyebutkan banyaknya data-data tentang keberadaan Kota Pariaman di masa lalu, dalam naskah-naskah kuno yang masih tersimpan rapi di Universitas Leiden Belanda. Bahkan ada naskah kuno yang ditulis oleh Franco Viantie menuliskan kata-kata Priaman, naskah tersebut merupakan naskah tahun 1600. Bahka
  • Kabar Berita /
    28 Jan 2014

    Gagal jadi Dosen di Indonesia, Diterima di Belanda

    Suryadi, Pengajar dan Peneliti di Universiteit Leiden PRIA itu adalah Suryadi. Jalan hidup pria kelahiran Kotorajo, Sunur, Padangpariaman, 15 Februari 1965 lalu, terbilang unik. Sedikit pun ia tak pernah menyangka akan menjadi pengajar di Negara Belanda tersebut. Maklumlah, dia lahir dan dibesarkan di kampung kecil dengan orangtua sebagai petani. Pengalaman hidup yang penuh lika-liku, menjadikan bapak dua anak ini sebagai pria tangguh yang tak kenal lelah. Setelah menyelesaikan studi di Sastra Daerah Unand, ia sempat menjadi asisten dosen di almamaternya. Namun, karena tak kunjung diangkat menjadi dosen tetap, ia mencoba peruntungan di Universitas Indonesia. Di tengah ketidakpastian menunggu diangkat sebagai dosen tetap di UI, tahun 1998, lamarannya sebagai pengajar di Universiteit
  • Kabar Berita /
    4 May 2011

    Dokumen Emas Pagaruyung Ditelusuri ke Den Haag

    Padang, Singgalang - Isu tentang adanya utang emas oleh Malaysia kepada Kerajaan Pagaruyung sebesar RM 125 miliar (setara dengan Rp350 triliun) cukup menyita perhatian masyarakat, khususnya di Sumbar. Hal ini karena sejarah Sumatra Barat tidak bisa dilepaskan dengan Kerajaan Pagaruyung tersebut. Sampai tadi malam, masih banyak warga yang menanyakan kepastian kabar itu kepada Singgalang. Para sejarawan dari Sumbar, tidak ketinggalan pula untuk ikut berkomentar. Sejarahwan sekaligus Ahli Filologi Minang, Suryadi mengatakan ia akan segera meneliti kebenaran isu ini. Jika terbukti benar, katanya, hal ini akan menjadi warna baru bagi sejarah Indonesia-Malaysia, yang selama ini tidak terungkap. Ini adalah wacana yang menarik. Wacana seperti ini perlu dikaji dengan pende-katan sejarah yang
  • Kabar Berita /
    11 Aug 2010

    Kandang Rasul dan Bantuan Pasca Gempa Sumatra Barat

    Gempa Sumatra Barat tanggal 30 September 2009 telah menimbulkan berbagai persoalan dalam masyarakat, baik yang menyangkut fisik, seperti banyaknya rumah dan fasilitas publik yang rusak, juga yang menyangkut psiko-sosial masyarakat yang penanganannya jauh lebih kompleks. Berbagai bantuan telah datang dari dalam dan luar negeri untuk membantu korban gempa Sumatra Barat, baik melalui institusi-institusi pemerintah maupun LSM-LSM. Banyak bantuan diarahkan untuk perbaikan fisik seperti renovasi rumah-rumah yang rusak. Namun, ada juga yang menggunakan momen bencana itu untuk melakukan misi-misi pengalihan akidah, seperti kasus khotbah misionaris dan pembagian Kitab Injil di desa Cumanak yang video rekaman amatirnya telah tersebar di internet. Kandang Rasul Sekarang di beberapa nagari di S

Author

Recent Post

Recent Comments