Suryadi

  • Paco-paco Minangkabau /
    24 Dec 2015

    Paco-paco Minangkabau #38 - Orang Komunis membuat senjata dalam hutan

          “A. I. D. dengar kabar seperti di bawah ini:       Pada soeatoe hari ada seorang Boemipoetera asal dari Padang si Boesoek minta beli batoe bara barang satoe ton dari tambang Ombilin. Ketika diterangkan kepadanja bahwa arang itoe sangat mahal harganja, ia tidak berkeberatan dan laloe diambilnja wang kertas dari sakoenja boeat bajar kontan. Djadi arang itoe dikirim kepada orang itoe dengan harga franco terima distation.       Setelah beberapa lamanja dari pada itoe orang itoe datang poela. ‘Arang itoe bagoes’, katanja, sekarang ia minta beli barang 3 atau 4 ton lagi. Hal itoe menimboelkan sjak dalam hati toean Van Wijngaarden. Orang itoe diadjaknja bertjakap-tjakap sambil menjoeroeh merapo[r]tkan h
  • Paco-paco Minangkabau /
    16 Dec 2015

    Paco-paco Minangkabau #37 - Santunan untuk keluarga Asisten Demang

    Santunan untuk keluarga Asisten Demang Sincincin yang dibunuh Kaum Komunis       “Sampai tanggal 11 Sept. j.l. hoofdbestuur perhimpoenan I.P.B. di Semarang telah menerima oeang derma sedjoemlah f 591,32, oentoek keloerga t. ass. Demang Sitjintjin (de Loc.).” (a).        “Menoeroet keterangan dari hoofdbestuur I.P.B. di Semarang oeang derma jang diterimanja oentoek “Baginda Oemar Alifonds” itoe ada sedjoemlah f 11.911,22. Jang f 10.000, akan diserahkan pada p.t. Resident Soematera Barat oentoek keloearga marhoem t. Baginda Oemar Ali (ass. Demang Sitjintjin) dan keloearga meréka jang mendjadi koerban perosoehan kominis didaérah terseboet. Sisanja akan diserahkan pada p.t. Resident Solo, oentoek keloearg
  • Paco-paco Minangkabau /
    10 Dec 2015

    Paco-paco Minangkabau #36 Penyelidikan pembunuhan Asisten Demang

    Paco-paco Minangkabau #36 - Penyelidikan pembunuhan Asisten Demang Sincincin        “Berhoeboeng dengan perkara pemboenoehan ass. Demang Sitjintjin itoe, t. controleur Pariaman bersama dengan 12 orang agen polisi telah menangkap St. Maloet di Asam Poelau, daerah Andoering, bilangan ond[er]. Distr[rict] VII Koto. Waktoe polisi menjelidiki roemah[nja,] terdapatlah tanda-tanda jang berhoeboengan dengan propaganda kominis di Sitjintjin dan terdapat poela seboengkoes dinamit. Lain dari pada itoe polisi menangkap seorang poela bernama Mahjoedin, asal dari Sitjintjin. (J.B.).” (a)       “Padang, 10 Sept. (Aneta). Landraad Pariaman, jang menjelidiki perkara pemboenoehan t. ass. Demang Sitjintjin, sekojong-kojong meninggal doenia. Sepandjan
  • Paco-paco Minangkabau /
    1 Dec 2015

    Paco-paco Minangkabau #35 Orang Komunis mencincang mati Asisten Demang

    Orang Komunis mencincang mati Asisten Demang Sincincin       “Menoeroet kabar Aneta dari Padang tanggal 7 Aug, j.l. [1926]  baroe-baroe ini di Padanglawas t. Ass Demang Sitjintjin diserang oleh sekawan kaoem kominis, ja’ni waktoe beliau bersama-sama dengan seorang Nagari hoofd, djoeroetoelis Penghoeloe dan seorang opas mengoendjoengi tempat terseboet oentoek menahan beberapa orang anggota Sarekat Tani dan merampas kartjis kartjis tanda mendjadi anggota perhimp. terseboet. T. Ass. Demang dan Nagari hoofd menembakkan péstolnja sampai doea kali, tetapi ta’ mengenai seorangpoen. T. Ass. Demang laloe ditjintjang oleh mereka itoe, sedang temannja melarikan diri.         18 orang dari kaoem penjerang telah ditan
  • Paco-paco Minangkabau /
    24 Nov 2015

    Paco-paco Minangkabau #34. Mosi tak percaya terhadap anggota Volksraad

    Mosi tak percaya terhadap anggota Volksraad Yahya Datuak Kayo “Sum[atra] Bode mewartakan, di Pajakomboeh baroe-baroe ini diadakan vergadering oléh ± 5000 orang Kepala negeri dan wakil-wakil dari Tanah Datar. Oléh vergadering itoe dipoetoeskan akan memadjoekan permohoenan pada Déwan Hindia dengan kawat soepaja t. Loetan diangkat poela mendjadi lid Volksraad, karena t. [Jahja] Datoek Kajo jang terpilih djadi lid Volksraad itoe ta’ dipandang sebagai wakil Minangkabau (J. B.).” *** Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 9, Tahoen V, 1 Februari 1927, hlm. 135 (rubrik Kroniek) tentang rapat besar yang diadakan oleh para penghulu dan kepala nagari luhak 30 Kota, yang juga dihadiri oleh wakil-wakil dari Luhak Tanah Datar. Hasil rapat itu antara lain me
  • Paco-paco Minangkabau /
    10 Nov 2015

    Paco-paco Minangkabau #33. Usulan Sumatranenbond kepada Pemerintah (19

         “Oléh rapat ‘Sumatranenbon[d]’jang diadakan di Betawi pada hari [M]inggoe jbl. telah ditetapkan akan memadjoekan 2 boeah motie [ke]pada pemerintah, oentoek angkatan lid Volksraad. Motie jang pertama berisi nama seorang kandidat jaïtoe t. Dr. A. Rivai dan motie jang kedoea berisi nama t. t. Dachlan Abdoellah, hoofdonderwijzer H.I.S. Tj. Pinang; Abdoel Moeis di Garoet; dr. Rasjid, Ind[landsche] Arts Tapanoeli; Tjik Nang, Schoolopziener; Tengkoe Taijeb di Atjéh, dan St. Moh. Zain di Weltevreden.”   *** Laporan majalah Pandji Poestaka, No. 14, Tahoen V, 18 Februari 1927, hlm. 225 (rubrik Kroniek) tentang dua usulan yang disampaikan oleh ikatan intelektual Sumatera Sumatranenbond kepada Pemerintah, yaitu pencalonan beberapa
  • Paco-paco Minangkabau /
    1 Nov 2015

    Paco-paco Minangkabau #32. Sumatranenbond ganti pengurus

         “Karena Sumatranenbond soedah kehilangan beberapa pemoekanja, diantaranja voorzitter Dt. Toemanggoeng dan lid2 bestuur jang lain tinggal sedikit lagi, maka baroe-baroe ini telah diadakan vergadering oentoek melengkapi lagi bestuurnja. Hoofdbestuur dipilih, terdiri dari t.t.: Voorzitter: St. Mohd. Zain (Minangkabau), Secretaris: Parada Harahap (Tapanoeli), 2de secretaris: M. Noer Iskandar (Minangkabau).      Penningmeesteer: Hamid (Tapanoeli). Komissarissen: M. Sjahriar (Minangkabau), M.A. Moehammad (Palembang), Boerhanoedin (Lampoeng), Dr. Joenoes (Bengkoelen), nanti akan dilengkapi lagi wakil dari Atjeh dan Djambi. Openbare vergadering akan diadakan pada hari Minggu tl. 13 Februari digedoeng Loge Weltevreden. (B. T.).” *** Laporan maj
  • Paco-paco Minangkabau /
    27 Oct 2015

    Paco-paco Minangkabau #31. Pantolan komunis Si Patai tewas

         “Padang 4 Febr. [1927] (Aneta). Kemarin satoe patroli jang dikepalaï oléh sersan Menado Lindong soedah menangkap doea orang kawan si Patai: agaknja meréka itoe disoeroeh beli beras. Meréka itoe dipaksa oléh militér menoendjoekkan tempat semboenji si Patai. Apabila si Patai melihat kedatangan patroli itoe, ia menjerang dengan péstol browning dan rentjong. Militér menémbak si Patai itoe, kena di kepalanja dan toeboehnja, hingga mati. Dalam perkelahian itoe seorang kawan si Patai, Boejoeng namanja, [juga] mati ditémbak. Majat si Patai itoe hari ini dibawa ke kampoeng[nja]. (J.B.).” (a)      “Padang 7 Febr. [1927] (Aneta). Majat si Patai tidak diserahkan kepada kaoem k
  • Paco-paco Minangkabau /
    23 Oct 2015

    Paco-paco Minangkabau #30. Para pantolan komunis berhasil dilumpuhkan

         “Kepala-kepala kominis di Soematera Barat hampir semoeanja soedah dapat ditangkap atau diboenoeh, misalnya: Si Patai (ditémbak mati), Ngadimin (ditémbak mati), Soeman (ditangkap), Hadji Iman Samad (ditangkap), Nain (ditangkap), dan Hadji Dagam (ditangkap). Tetapi masih ada beberapa orang lagi jang tidak berapa pentingnja haroes ditangkap (J.B.).”      “Aneta kabarkan dari Padang, bahwa ketika malam Selasa j.l. dibilangan Kotatengah ada orang mentjoba hendak merampok. Tiga orang dari pada perampok-perampok itoe soedah ditangkap. (J.B.).”       “Dari Padang Aneta mengabarkan t[g]l. 4 Februari Majoor Rhemrev terima soerat kawat pemberian selamat dari toean Besar Goebernoer Djenderal oent
  • Paco-paco Minangkabau /
    23 Oct 2015

    Paco-paco Minangkabau #29. Pemberantasan orang Komunis terus berlanjut

         “Dari Padang Aneta mewartakan, di Siloengkang terdapat pengadilan kominis, jang telah mendjatoehkan hoekoem boenoeh pada doea orang opas dan 6 orang lainnja poela. Hoekoeman itoe telah dilakoekan pada malam hari tanggal 2-3 Jan[uari] jbl. itoe. Berhoeboeng dengan hal terseboet ada 2 orang jang ditangkap. Kedoeanja mengakoei kesalahannja. (J. B.).” (a)      “Roesoeh di Soematera Barat. Djamil telah ditémbak mati oléh serdadoe dekat Siloengkang. Dialah algodjo jang melakoekan pemboenoehan pada 3 Januari di Siloengkang atas orang-orang jang diberi hoekoeman mati oléh pengadilan kominis (Pihak kominis mengadakan sematjam hakim sendiri). Demkian poela Djamoe, kepala kominis jang soedah menjerang tangsi polisi di Moe

Author

Recent Post

Recent Comments