Suryadi

  • Renung /
    10 Dec 2015

    Renung #56 | Dekker, akhirat, koruptor

    Mungkin banyak orang mengira bahwa Barat tak begitu peduli pada kepercayaan tentang adanya hidup sesudah mati. Sejak munculnya Zaman Pencerahan,‘Tanah Dingin’ Eropa itu makin hari semakin dipenuhi oleh para ateis dan mereka yang cenderung bersicepat untuk menikmati hidup yang singkat di dunia ini. Filsafat hidup mereka didominasi oleh pandangan: selama nyawa masih di badan, bekerja keraslah dan nikmati hasil kerja keras Anda itu sebelum Anda mati menjadi tanah. Sebab setelah kematian, tak ada apa-apa lagi. Itulah prinsip hidup yang memunculkan filsafat eksistensialisme dan materialisme, yang di ujungnya melahirkan anak haram kapitalisme. Gelora semangat duniawi itulah yang membuat orang Eropa tahan berlayar berbulan-bulan menuju sudut dunia manapun (sebagian mati di jalan), m

Author

Recent Post

Recent Comments