Suryadi

  • Sejarah /
    24 Dec 2015

    Melawan Amnesia Sejarah : Almarhum Syekh Djamil Djambek

    Pada petang 30, malam 31 Desember 1947, berpindahlah ia dari dunia ini ke alam baka dalam usi 86 tahun, di Bukittinggi. Syekh Muhammad Djamil Djambek, nenek Guru-Guru, penyiar Islam yang giat, penyebar ilmu agama Islam, yang mempunyai daerah rantau yang luas, anggota Dewan Penasehat Agung Republik Indonesia. Pada masa remajanya, Teruna Djamil bukanlah pemuda yang tekun belajar. Ia seorang pemuda yang gemar bertualang, jadi tualang kelana yang melampau-lampau. Orang tuanya yang taat beragama bersilau-mata memandang tingkah laku anaknya itu. Sesudah ia akil-baligh, barulah ia mulai belajar membaca Quran di Pariaman dan di Padang Panjang. Pada suatu ketika, yakni pada masa peralihan abad ke-19 dengan abad ke-20, ia mendengar orang tuanya hendak pergi ke Mekah. Alangkah terkejut orang tuany
  • Sejarah /
    1 Dec 2015

    Melawan Amnesia Sejarah : Engku Nawawi Gelar Soetan Ma’moer

    Engku Nawawi Gelar Soetan Ma’moer, Marhum  [1859-1928] Orang Sumatera sampai ke Riau dan Lingga, Bangka dan Billiton [Belitung], terutama antara [di kalangan]  golongan guru-guru niscaya mengetahui belaka siapa engku Nawawi gelar Soetan Ma’moer yang kami lukiskan ini, dan apa pekerjaan beliau selama ini. Baru-baru ini pukul lima pagi hari Ahad 11 November yang lalu [1928], beliau telah meninggal dunia dalam usia hampir 70 tahun. Menurut kabar tak lama beliau sakit. Engku Nawawi, demikianlah nama yang biasa diberikan dalam pergaulan umum, dilahirkan dalam tahun 1859 di Padang Panjang (Sumatera Barat). Setelah tamat belajar di sekolah kelas II beliau masuk ke sekolah guru di Bukittinggi. Dalam tahun 1877 tamatlah pelajaran beliau di sekolah itu dan setelah beberapa la
  • Sejarah /
    28 Nov 2015

    Melawan Amnesia Sejarah : [Menggugat Patung] Jenderal Van Heutsz

    [MENGGUGAT PATUNG] JENDERAL VAN HEUTSZ [DI JAKARTA] Kami telah menerima manifest dari P.P.P.I. yang berbunyi sebagai berikut: Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia mengadakan rapat anggota pada hari Jumat tanggal 12 Agustus 1932 di Gedong Indonesia di Kramat 106 di kota Jakarta: Setelah mendengarkan pembicaraan-pembicaraan tentang soal pendirian patung van Heutsz yang dianjurkan oleh van Heutsz komite, dan akan dilantik di muka [orang] ramai pada tanggal 23 Agustus 1932: Lalu rapat mengeluarkan pikiran dan memutuskan: pertama: bawa riwayat Jenderal van Heutsz adalah berarti suatu kesengsaraan [bagi] rakyat Indonesia sebagai bangsa yang terjajah dan nama van Heutzs adalah bergantung [terkait] dengan kehilangan kemerdekaan beberapa daerah di tanah tumpah darah Indonesia [yang] menjadi kor
  • Sejarah /
    24 Nov 2015

    Melawan Amnesia Sejarah : Putusan SPOED Konferensi Dewan PERMI

    PUTUSAN SPOED KONFERENSI  DEWAN PELAJARAN DAN PENDIDIKAN PERSATUAN MUSLIM INDONESIA (PERMI) Konferensi Dewan Pelajaran dan Pendidikan Permi yang terjadi di Bukittinggi pada 26-27 Desember 1932 dihadiri oleh 214 utusan guru-guru dan pengurus-pengurus putri-putri dari 59 sekolah Thawalib dan sekolah-sekolah yang di bawah pernaungan Dewan Pelajaran dan Pendidikan Permi, setelah memperbincangkan dengan lebar panjang tentang ordonansi baru yang ditujukan kepada segenap sekolah partikulir; konferensi: Berpendapat: Bahwa ordonansi sekolah partikulir bertentangan dengan dasar keislaman dan kemanusiaan; Sekolah Thawalib dan Dewan Pelajaran dan Pendidikan Permi dan sekolah-sekolah di bawah pernaungannya, semuanya itu dapat pukulan dari ordonansi tersbut; Ordonansi sekolah partikulir merusa

Author

Recent Post

Recent Comments